Slider
Diberdayakan oleh Blogger.
Arsip Blog
-
▼
2014
(83)
-
▼
September
(12)
- FINAL UPDATE Jadual Pemberangkatan dan Pemulangan ...
- Pelepasan Kloter I Jamaah Calon Haji SOC
- Pemerintah Arab Saudi Larang Jamaah Haji Memasak d...
- Keluarga Besar Bpk.Priyo Budi Santoso (Wakil DPR-RI)
- DR.Ito Sumardi,SH,MH,MBA,Komjen Polisi,Purn
- DR.Letjen (Purn) Nono Sampono (Mantan Komandan Pas...
- KH. DR. Ma'ruf Amin (Ketua MUI Pusat) Beserta Kelu...
- DR. Syamsul Ma'arif (Hakim Agung RI)
- Perjalanan Umroh Jamaah Sahara Kafila 2 Mei 2013
- Perjalanan Umroh Jamaah Sahara Kafila 15 Mei 2013
- Perjalanan Umroh Jamaah Sahara Kafila 3 Juni 2012
- Perjalanan Umroh Jamaah Sahara Kafila 23 April 2013
-
▼
September
(12)
Berita Haji dan Umroh
Alumni Sahara Kafila
Racing
Video Perjalanan Umroh Sahara Kafila
![]() |
| Masjid Quba (Republika/Tommy Tamtomo) |
Masjid Quba merupakan salah satu dari tiga masjid yang disebutkan dalam Alquran, selain Masjidil Haram dan Masjidil Aqsa.
Alquran surat At-taubah 108 mencatat bahwa masjid Quba didirikan atas dasar takwa. “Sesungguhnya masjid itu yang didirikan atas dasar takwa (Masjid Quba) sejak hari pertama adalah lebih patut bagimu (Hai Muhammad) bersembahyang di dalamnya. Di dalamnya terdapat orang-orang yang ingin membersihkan diri”. (Surat At-taubah : 108)
Masjid Quba terletak di perkampungan Quba, kira-kira 5 kilometer dari arah tenggara kota Madinah. Ini adalah masjid bersejarah karena dibangun oleh nabi Muhammad, yang ikut memikul batu bata saat pembangunannya. Ketika itu, Senin 8 Rabiul Awwal atau 23 September 622 M, para sahabat membawa bahan bangunan yang lain, sementraa Rosul memikul batu bata.
Masjid dengan luas tanah sekitar 5.035 meter persegi ini awalnya merupakan tanah bekas kebun korma milik seorang sahabat Rasulullah. Ketika pertama dibangun, masjid ini hanya memiliki luas 1.200 meter persegi. Di sinilah tonggak pertama syiar Islam yang bakal menerangi seluruh dunia dengan cahaya Ilahiah.
Ketika pembangunan masjid ini selesai, Rosul mengimami shalat selama 20 hari. Semasa hidupnya, lelaki yang dijuluki Al-Amin ini selalu pergi ke Masjid Quba setiap hari Sabtu, Senin dan Kamis. Setelah Nabi wafat, para sahabat menziarahi masjid ini dan melakukan salat di sana.
Shalat di masjid Quba memiliki keutamaan. Menurut hadits nabi yang diriwayatkan oleh Abu bin Sahl bin Hunaif radhiyallahu ‘anhum, ia pernah mendengar Rasulullah shallallahu ‘alahi wasallam bersabda: “Barangsiapa bersuci di rumahnya, kemudian mendatangi Masjid Quba, lalu ia shalat di dalamnya, maka baginya pahala seperti pahala umrah”.
Masjid Quba telah beberapa kali mengalami renovasi. Sebelum diperluas, pada zaman Rasulullah, masjid ini hanya memiliki luas 1.200 meter persegi. Menara masjid setinggi 47 meter dibangun pada masa pemerintahan Khalifah Umar bin Abdul Aziz.
Buku berjudul “Sejarah Madinah Munawarah” karangan Dr Muhamad Ilyas Abdul Ghani menyebutkan masjid Quba telah direnovasi dan diperluas pada masa Raja Fahd ibn Abdul Aziz pada 1986. Renovasi dan peluasan hingga memiliki daya tampung 20 ribu jamaah ini menelan biaya sebesar 90 juta riyal. Saat ini, yang bertanggung jawab atas renovasi masjid adalah keluarga Saud.
Kini masjid ini memiliki 19 pintu, terdiri dari tiga pintu utama dan 16 pintu lain. Dua pintu utama disediakan bagi jamaah laki-laki dan satu pintu untuk jamaah perempuan untuk memasuki masjid.
Reporter: Dwi Murdaningsih, dari berbagai sumber -
Sumber : http://www.jurnalhaji.com/wijhat/tempat-bersejarah/masjid-quba-rasul-yang-mendesain-dan-ikut-memikul-batu-batanya/#sthash.GBEJmCsV.dpuf
Tempat Bersejarah - ver
Merupakan suatu kehormatan untuk PT. Sahara Kafila Wisata dapat melayani tamu Allah SWT. Apa lagi tamu Allah SWT tersebut adalah Ulama, yang dalam hadits adalah Pewaris para Nabi. Beliau adalah KH. DR. Ma’ruf Amin, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat . Beliau beserta keluarga besarnya mempercayakan Perjalanan Umrah plus Turki bersama PT. Sahara Kafila Wisata.
Umrah plus Turki yang dipandu oleh Pembimbing Utama Sahara Kafila Wisata, KH. Sulhan Abu Fitra, MA berjumlah 24 orang diantaranya Keluarga Besar KH. Ma’ruf Amin, Hakim Agung DR. Syamsul Ma’arif, Pengurus Yayasan STAI Sholahuddin Al Ayyubi Jakarta dan jamaah lainnya. Pelepasan berlangsung di Bandara Soetta Terminal 2 D-1, dihadiri oleh Komisaris dan Direktur Utama PT. Sahara Kafila Wisata beserta kru dan staf, dan keluarga jamaah yang mengantar ke bandara.,Acara dimulai dengan sambutan Bp. H. Swadika Yanavi dari pihak Management dan ditutup dengan do’a oleh KH. Ma’ruf Amin.
![]() |
| KH. DR. Ma’ruf Amin bersama Direktur Sahara Kafila Wisata Ibu Widya Putri Ika Mas’ud dan Komisaris Bpk. Swadika Yanavi |
![]() |
|
![]() |
| Karyawan Sahara Kafila berfoto bersama KH. DR. Ma’ruf Amin |
Sahara Kafila Wisata
SAHARA KAFILA – Jamaah Umrah Paket Promo PT. Sahara Kafila Wisata yang berjumlah 142 orang di bagi menjadi 2 kelompok terbang, Tanggal 4 Januari 2014 yang berjumlah 47 orang dan Tanggal 6 Januari 2014 yang berjumlah 93 orang. Mereka berasal dari beberapa perwakilan, diantaranya Perwakilan Bandung yang dipimpin oleh Bpk. Imam Purnama, Perwakilan Jogjakarta yang di pandu oleh Bpk. Purwana, Perwakilan Salatiga oleh Ibu Nurhadi, Perwakilan Sumbawa oleh Bpk. Gufron dan Jakarta oleh Bpk Ikal.
Acara Pelepasan yang di hadiri oleh Komisaris PT. Sahara Kafila Wisata yaitu Bpk. H. Swadika Yanavi dan Direktur Utama Ibu Hj. Widiya Putri Ika Mas’ud di Terminal 2 D-1 berlangsung hidmat dan semarak diiringi oleh keluarga yang mengantar keberangkatan jamaah yang berasal dari Jakarta.
Sahara Kafila Wisata
Salah satu pengertian haji mabrur yang diungkapkan oleh para ulama adalah haji yang tidak ternodai oleh dosa, hal ini ditandai dengan adanya perbaikan kondisi jamaah haji menjadi lebih baik dari sebelumnya, lebih taat dan tunduk kepada-Nya, bersemangat dalam menjalankan aturan dan hukum yang ditetapkan-Nya serta konsisten melaksanakannya. Inilah indikator yang menjadi tanda akan “kemabruran” haji seseorang.
Maka berbahagialah orang yang diberi kesempatan untuk mengerjakan ibadah haji, karena hanya sedikit dari hamba Allah yang diperkenankan untuk menunaikan ibadah haji yang agung serta predikat haji mabrur.
Dalam rangka mengejar cita-cita itu PT. Sahara Kafila Wisata melakukan persiapan – persiapan dalam bidang keilmuan, kesehatan fisik, kesehatan ruhani, dan hal- hal teknis di lapangan untuk kelancaran dan kemudahan serta kemandirian jamaah dalam menjalani rangkaian kegiatan ibadah di tanah suci yang dikemas dalam suatu acara manasik .
Bimbingan dan pembekalan ilmu pengetahuan agama tentang tata cara berhaji yang sesuai dengan syariah menjadi landasan utama beramal bagi calon jamaah haji PT. Sahara Klafila Wisata agar diterima Allah Swt. Medical check up, suntik meningitis dan vaksin influenza untuk menjaga kondisi fisik jamaah agar tetap fit dan semangat dalam beribadah serta yang yang lebih penting lagi memahami hakikat dari acara ritual ibadah haji sehingga ketika kembali ke tanah air jamaah bertambah taat dan bertambah kebaikannya kepada sesama manusia dan lingkungan.
Pembekalan terakhir serta karantina calon jamaah haji yang mayoritas berasal dari luar daerah seperti Jogjakarta, Surabaya, Palembang dan Sumbawa ini berjumlah 36 orang setelah pemotongan 20 % kuota, berlangsung selama tiga hari mulai tanggal 1-3 Oktober 2013 di Karsa Garini Halim Perdanakusuma Jakarta dengan Pembimbing Utama DR. KH Muslih Abdul Karim (MUI Pusat), KH. Sulhan Abu Fitra MA (Komisi Fatwa MUI Pusat), dari Halim PK. Jamaah menuju bandara Soekarno-Hatta pada siang harinya untuk take off ke Arab Saudi pada malam harinya dengan pesawat Kuwait Air.
Selamat jalan saudara-saudara seiman senegara, semoga menjadi haji yang mabrur yang dapat merubah Indonesia menjadi lebih baik, aman sejahtera,rukun dan damai. (rully/skw)
Sahara Kafila Wisata
Silaturahim yang mengundang para alumni umrah eksklusif PT. Sahara Kafila Wisata yang berangkat pada bulan Desember 2012. Turut hadir dalam acara tersebut Bp. Komjen Ito Sumardi (mantan Kabareskrim) sebagai tuan rumah, Bp. Dirjen menkominfo dan Bp. Dirjen Pajak serta bapak dan ibu lainnya.
Acara ini diadakan di “rumah kenangan” Jl. Komp. Marinir Cilandak Jakarta Selatan pada hari Ahad pagi tanggal 17 Februari yang berkapasitas 500 tamu undangan. dimulai dengan pemutaran DVD keberangkatan lalu sambutan dari Direktur PT. Sahara Kafila Ibu Hj. Widiya Putri Ika Mas’ud yang menceritakan sejarah berdirinya PT. Sahara Kafila serta ucapan terima kasih kepada keluarga Bapak Ito Sumardi sebagai penggagas sekaligus tuan rumah, disusul sambutan tuan rumah oleh bapak Ito Sumardi yang dilanjutkan dengan nyanyian tentang rasa syukur kepada Allah sehingga menambah kehidmatan dan mencairkan suasana.
Dalam sambutan itu pula Bapak ito Sumardi menyatakan ingin kembali lagi mengikuti program umrah ekslusif yang diadakan setiap akhir tahun beserta keluarga dan kelompok alumni yang dijuluki dengan “Gangnam”, dengan tour leader Bapak W. Dinul M.Inak yang juga menjadi MC pada silaturahim tersebut.
Setelah sambutan dilanjutkan dengan kultum oleh Bapak Ust. Luthfi Rahman yang bertemakan tentang “Keutamaan Silaturahim” serta ditutup dengan do’a bersama seiring dengan datangnya waktu sholat Dzuhur oleh Ust. Hanifuddin, dan sebagai pamungkas dari rangkaian acara silaturahim yaitu Sholat Dzuhur bersama di pendopo dilanjutkan dengan foto bersama dan makan siang bersama. (RL)
Setelah sambutan dilanjutkan dengan kultum oleh Bapak Ust. Luthfi Rahman yang bertemakan tentang “Keutamaan Silaturahim” serta ditutup dengan do’a bersama seiring dengan datangnya waktu sholat Dzuhur oleh Ust. Hanifuddin, dan sebagai pamungkas dari rangkaian acara silaturahim yaitu Sholat Dzuhur bersama di pendopo dilanjutkan dengan foto bersama dan makan siang bersama. (RL)
Sahara Kafila Wisata
Wanita dinikahi bukan untuk melakukan aktivitas memasak dan mencuci. Apabila ia bisa memasak dengan rasa yang lezat itu adalah bonus, bukan kewajiban. Istri adalah manajer di dalam rumah. Namanya manajer seyognyanya punya staf alias anak buah maka tugas suamilah menyediakan pembantu untuk istrinya.
Seorang istri harus memastikan bahwa keadaan dan suasana rumah nyaman bagi penghuninya. Ia akan mengusahakan dengan sekuat tenaga agar anggota keluarga betah dan kerasan tinggal di dalam rumah. Sebagai manajer, ia yang bertanggungjawab atas kerapian, ketertiban, kebersihan dan kenyamanan rumah.
Oleh karena itu, seorang istri tidak boleh terlalu lelah melakukan pekerjaan-pekerjaan yang bersifat teknis seperti mencuci, ngepel, memasak dan sejenisnya. Sebab, tugas lain selain sebagai manajer juga memerlukan energi yang besar. Apa itu? Istri juga sebagai partner bagi suami. Ia adalah teman diskusi yang cerdas dan menyenangkan bagi suami.
Tugas istri begitu berat, sungguh tidak pantas seorang suami merendahkannya. Apabila ternyata istri Anda belum sanggup berperan sebagai manajer dan partner, maka tugas suamilah menyiapkan dan mendidiknya. Tanpa manajer dan partner yang hebat, pertumbuhan kesuksesan dan kemuliaan hidup Anda bisa terhambat dan tersendat.
Sebagai manajer dan partner, maka perlakukanlah istri secara terhormat. Dia bukan staf atau karyawan Anda. Dia juga bukanlah pembantu Anda. Bila Anda belum punya pembantu atau mungkin pembantu tidak masuk kerja, ringankanlah dan bantulah istri Anda.
Perlakuan kita terhadap istri akan sangat mempengaruhi perlakuan istri kepada anak-anak di rumah. Apabila kita memperlakukan istri secara terhormat maka akan berpeluang besar menghasilkan anak-anak yang percaya diri, memiliki jiwa kepemimpinan dan kemandirian. Dalam jangka panjang, anak-anak akan tumbuh ke arah hidup yang lebih bermartabat dengan karakter yang kuat.
Sudahkan kita memperlakukan istri sebagai manajer dan partner?
Salam SuksesMulia!
Jamil Azzaini
Ingin ngobrol dengan saya? Follow saya di twitter: @jamilazzaini
Seorang istri harus memastikan bahwa keadaan dan suasana rumah nyaman bagi penghuninya. Ia akan mengusahakan dengan sekuat tenaga agar anggota keluarga betah dan kerasan tinggal di dalam rumah. Sebagai manajer, ia yang bertanggungjawab atas kerapian, ketertiban, kebersihan dan kenyamanan rumah.
Oleh karena itu, seorang istri tidak boleh terlalu lelah melakukan pekerjaan-pekerjaan yang bersifat teknis seperti mencuci, ngepel, memasak dan sejenisnya. Sebab, tugas lain selain sebagai manajer juga memerlukan energi yang besar. Apa itu? Istri juga sebagai partner bagi suami. Ia adalah teman diskusi yang cerdas dan menyenangkan bagi suami.
Tugas istri begitu berat, sungguh tidak pantas seorang suami merendahkannya. Apabila ternyata istri Anda belum sanggup berperan sebagai manajer dan partner, maka tugas suamilah menyiapkan dan mendidiknya. Tanpa manajer dan partner yang hebat, pertumbuhan kesuksesan dan kemuliaan hidup Anda bisa terhambat dan tersendat.
Sebagai manajer dan partner, maka perlakukanlah istri secara terhormat. Dia bukan staf atau karyawan Anda. Dia juga bukanlah pembantu Anda. Bila Anda belum punya pembantu atau mungkin pembantu tidak masuk kerja, ringankanlah dan bantulah istri Anda.
Perlakuan kita terhadap istri akan sangat mempengaruhi perlakuan istri kepada anak-anak di rumah. Apabila kita memperlakukan istri secara terhormat maka akan berpeluang besar menghasilkan anak-anak yang percaya diri, memiliki jiwa kepemimpinan dan kemandirian. Dalam jangka panjang, anak-anak akan tumbuh ke arah hidup yang lebih bermartabat dengan karakter yang kuat.
Sudahkan kita memperlakukan istri sebagai manajer dan partner?
Salam SuksesMulia!
Jamil Azzaini
Ingin ngobrol dengan saya? Follow saya di twitter: @jamilazzaini
http://www.islamedia.web.id/2012/12/istri-adalah-manajer-dan-partner.html
Keluarga
Langganan:
Postingan (Atom)














Recent Comments